YAMUSA
Yayasan Mutiara Surga

Adalah lembaga nirlaba yang berkhidmat dibidang  sosial kemanusiaan untuk membantu kaum Dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf, serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, maupun lembaga).

KEGIATAN TERBARU

PEMBAGIAN BERAS DI GUNUNG SINDUR

PENYALURAN BERAS DI GUNUNG SINDUR

Sebagai bentuk penunaian amanah dari para donatur yang telah menitipkan infak dan sedekahnya untuk disalurkan pada para yatim dan dhuafa, Alhamdulillah..

Selengkapnya

PAKET SEMBAKO UNTUK YATIM DARUL MARHAMAH

Pada kesempatan itu, kita dapat berjumpa dengan anak-anak yatim tersera, serta memberikan sedikit tambahan sembako sebanyak 70 paket untuk kebutuhan ..

Selengkapnya

100 PAKET BERAS UNTUK KAMPUNG SEREMPET

Kita berangkat dari Mako Yamusa Pkl. 10.00 WIB. Alhamdulillah sampai di tujuan menjelang Asar. Pak Rudi selaku koordinator dan sekaligus tokoh…

Selengkapnya

TERIMAKASIH DARI MEREKA

“Ada tawa serta air mata bahagia, dari sedekah anda
Terimakasih”

“Terimakasih banyak kepada para donatur, sumbangan ini sangat membantu saya, semoga Allah menggantinya.
Allah yang jamin.

“Saya (ketua RW) sangat berterimakasih kepada YAMUSA atas sembako yang telah disedekahkan untuk warga saya”

“Alhamdulillahi rabbail ‘alamin, terimakasih banyak bantuan ini sangat membantu saya, sangat saya terima dunia dan akhirat rejeki dari Allah ini”

Bangun istana anda di surga sekarang.

MENGIKIS DOSA DENGAN SEDEKAH

Saudaraku, Ingin sekali rasanya tak ada sengketa tentang amal buruk kita kelak di yaumul hisab, tak ada dosa pemberat timbangan amal buruk yang kan merenggut kebahagiaan kita kelak di akhirat.
Sungguh sedikit sekali waktu kita di dunia ini, sangat merugi jika kita tak pernah ingin menghapus dosa-dosa kita dengan mendawamkan sedekah dalam keseharian kita, padahal dosa-dosa kecil maupun besar senantiasa kita lakukan dalam setiap tarikan nafas.

LANJUT BACA

BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMANFAATKAN WAKTUNYA?

“Waktu yang dimiliki manusia itu adalah umurnya yang sebenarnya, dan dia adalah modal kehidupan yang paling berharga saat sehat dan muqim (aman). Juga modal manusia disaat yang sulit pada kesengsaraan dan kepedihan, dia bergerak sebagaimana gerakan awan, maka barang siapa yang waktunya untuk allah dan karena allah ta’ala maka itulah hidup dan umurnya yang sebenarnya, adapun selainnya maka itu tidak termasuk kehidupannya.”

LANJUT BACA
WhatsApp Donasi Via Whatsapp